Skip to main content

makalah tentang sampah



SAMPAH

Kita tahu masalah sampah di sekolah maupun lingkungan masyarakat dan  saat ini sudah mencapai tingkat permasalahan yang cukup serius dan sungguh sangat memperihatinkan. Hal tersebut terjadi bukan hanya karena masalah pengelolaan yang minim, tapi juga karena suatu budaya buruk yang senantiasa tidak peduli akan kebersihan lingkungan. Bagi sebagian besar siswa, sampah adalah masalah yang tidak menarik untuk dibicarakan, karena ada banyak hal lain yang lebih menarik dan lebih penting. Sudah bertahun-tahun lamanya, bahkan sejak dulu kala, masalah sampah dianggap bukanlah sebagai masalah. Bagi siswa, jika sampah sudah dibuang, maka masalah sudah selesai. Tapi, benarkah jika sampah sudah dibuang maka masalah selesai? Mereka lupa bahwa tempat dimana sampah dibuang itu sangat penting, karena sebenarnya sampah yang tidak dibuang pada tempatnya akan menimbulkan banyak masalah. Sampah yang dibuang secara sembarangan di ruang kelas, akan membuat kelas menjadi kotor. Sampah yang dibuang di sekitar akan mencemari air sungai dan menimbulkan banjir. Bahkan sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pun bisa menjadi masalah.Coba kita lihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir sampah yang ada di sekolah kita  masing-masing. Lihatlah, sudah seberapa tinggi gundukan sampah yang ada disana. Jika kita tak dapat ‘mengelola’ sampah dengan baik, maka tak lama lagi gundukan sampah itu akan semakin tinggi. Jika itu terjadi, tidak menutup kemungkinan tragedi longsor sampah. 

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat, cair, atau gas. Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan:
1.       mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis.

2.   mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi   lingkungan hidup.


Pengelolaan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaur-ulangan, atau pembuangan dari material sampah. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia, dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan atau keindahan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat, cair, gas, atau radioaktif dengan metode dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara negara maju dan negara berkembang. Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut:


                         a.         Gangguan Kesehatan seperti, timbunan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi dan dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus.

              b. Menurunnya kualitas lingkungan.

            c. Menurunnya estetika lingkungan, timbunan sampah yang bau, kotor, dan    berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata.

                           d.         Terhambatnya pembangunan negara dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan, mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman, dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun, yang berarti devisa negara juga menurun.
                                 e.         Penipisan lapisan ozon.
Hasil gambar untuk gambar tentang sampah

Dampak positif dari sampah untuk lingkungan adalah jika sampah itu berjenis plastik bisa didaur ulang untuk dijadikan hasil karya. Contohnya dibuat pot bunga, alat rumah tangga dan lain-lain.
Sehingga untuk lingkungan manusia dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang menganggur.
         Hasil gambar untuk gambar tentang sampah

Manfaat pengelolaan sampah:
1. Penghematan sumber daya alam  
2.   Penghematan energi 
3.  Penghematan lahan TPA 
4. Lingkungan asri (bersih, sehat, nyaman)
 
         Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik: 

1.Longsor tumpukan sampah/longsor sampah.
2.Sumber penyakit.
3.Pencemaran lingkunga dengan pengelolaan.

           Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya, maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik, serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit.Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya 
 (PPSS), kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik.
Hasil gambar untuk gambar tentang sampah  

            Pengelolaan sampah yang intensif akan memberikan banyak manfaat bagi kita dan juga lingkungan, diantaranya menjaga keindahan, kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga bisa menarik, tidak memerlukan area pembuangan yang luas, sehingga mengurangi biaya angkut sampah,menghemat anggaran dan mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah.  Sampah yang dibuang harus dipilih sehingga tiap bagian dapat di daur ulang secara optimal. Hal ini jauh lebih baik di bandingkan membuangnya ke sistem pembuangan sampah yang tercemar. Pembuangan sampah yang tercampur dapat merusak dan mengurangi nilai material yang mungkin masih bisa dimanfaatkan dari sampah-sampah tersebut. Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang dapat di terapkan dalam pengolahan sampah. Prinsip ini sering dikenal dengan 3R, yaitu : 
          a.   Reduce (mengurangi), sebisa mungkin kita meminimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan barang atau material, semakin banyak sampah yang kita hasilkan.
          b.   Reuse (menggunakan kembali), sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang masih bisa dipakai kembali. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum barang menjadi sampah. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama dan hanya barang-barang yang lebih ramah lingkungan. 
          c.        Recycle (mendaur ulang), sebisa mungkin, barang-barang yang tidak berguna di daur ulang kembali. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri informal dan rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.

            Dalam mengelola usaha daur ulang, kita bisa hanya melakukan salah satu kegiatan seperti pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian, dan pembuangan produk/material bekas pakai, atau jika usaha daur ulang berkembang dengan pesat, kita bisa melakukan semua kegiatan tersebut secara bersamaan.
           Dari pembahasan yang di atas dapat disimpulkan bahwa untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif pengelolaan yang benar. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam penanganan masalah sampah, semua itu tidak bisa hanya digantungkan sebagai beban Pemerintah. Sampah dari berbagai sumber dapat mencemari lingkungan baik lingkungan darat, udara, maupun perairan. Walaupun masih banyak hal lain yang harus kita kerjakan, bukan berarti sampah bisa dilupakan begitu saja, karena sedikit banyak sampah yang bertebaran akan mempengaruhi dan menggangu dalam kehidupan sehari. Karena itulah mulai dari sekarang kita bangun pemahaman dan kesadaran akan bahaya sampah, dan harus kita ketahui nyaman dan indahnya hari kita tanpa sampah. Bila kita aktif melakukan pemanfaatan sampah, sedikit banyak akan berdampak pada lingkungan kita dan yang terpenting kita telah ikut melakukan penghematan baik itu penghematan uang atau penghematan energi.
Hasil gambar untuk gambar tentang sampah 
Janganlah membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya. Jagalah kebersihan sejak dini. Kegiatan menjaga kebersihan ini dapat dimulai dengan mengangkat sampah yang ada disekitar kita dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia. Pilihlah barang-barang yang dapat dipakai berulang kali, hindari seusaha mungkin dalam pemakaian barang barang sekali pakai. Gunakanlah prinsip 3R yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang). 

             Sebagai generasi muda, kita harus menyadari bahwa sampah itu merupakan ancaman yang sangat besar untuk masa depan bangsa. Untuk itu, sebagai generasi muda kita harus menumbuhkan kreasi-kreasi baru dalam memanfaatkan sampah. Dengan ini, tanpa kita sadari kita telah menyelamatkan masa depan bangsa dari sampah.

            Jagalah kebersihan dan kesehatan anda, Lakukanlah hal baik dimulai dari hal yang terkecil walaupun seperti membuang sampah pada tempatnya, hal itu akan membuat kita hidup nyaman dan bahagia dilingkungan tempat kita tinggal. Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah untuk sekarang dan juga untuk masa depan.

Comments

Popular posts from this blog

Tugas Mencari Lirik Lagu Berhubungan Dengan Gerund

Ed Sheeran - Perfect Lirik I found a love for me Darling just dive right in, and follow my lead Well I found a girl, beautiful and sweet I never knew you were the someone waiting for me Cause we were just kids when we fell in love Not knowing what it was , I will not give you up this time But darling just kiss me slow, your heart is all I own And in your eyes you’re holding mine Baby I’m dancing in the dark , with you between my arms Barefoot on the grass, listening to our favourite song When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath But you heard it, darling you look perfect tonight Well I found a woman, stronger than anyone I know She shares my dreams, I hope that someday I’ll share her home I found a love, to carry more than just my secrets To carry love, to carry children of our own We are still kids, but we’re so in love, fighting against all odds I know we’ll be alright this time Darling just hold my hand, ...

Biografi I Gede Agus Arnawa

Versi Indonesia Biografi I Gede Agus Arnawa I Gede Agus Arnawa lahir di Desa Gumbrih pada tanggal 25 Januari 2000. Ia tinggal di Banjar Pasar, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali. I Gede Agus Arnawa atau sering dipanggil Arnawa berasal dari pasangan I Gede Suartika dengan Ni Wayan Karmawati. Arnawa mempunyai dua adik, yang bernama I Kadek Raditya Bayu Putra sebagai anak kedua dan si bungsu bernama Ni Komang Ayu Srinadi. Arnawa hobi di bidang olahraga terutama sepak bola dan voli. Makanan kesukaannya tempe pedas manis dan warna kesukaannya hijau muda. Ketika pertama kali arnawa masuk sekolah dasar perasaannya sangat senang serta agak malu-malu karena ia banyak menemui teman baru. Di sekolah Arnawa termasuk anak yang nakal seperti yang lainya. Setiap kali ada waktu luang ia selalu bermain sepak bola bersama teman-temannya. Ketika kelas lima sekolah dasar ia sering mencari-cari kesempatan kabur dari rumahnya untuk bermain, selain itu tujuan yang...

Autobiografi

I Putu Merta I Putu Merta merupakan nama yang diberikan oleh orang tua saya. Saya lahir di desa Tangkup, 28 Maret 2001. Saya lahir dari pasangan I Ketut Gemuh dan Ni Nyoman Lanis. Saya tinggal di Desa Tangkup, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Disini saya dibesarkan oleh kedua orang tua saya, di sebuah desa terpencil yang kini sudah mengalami perkembangan yang dulunya tidak diketahui oleh banyak orang khususnya di Bali. Dari saya kecil saya sering diajari oleh kedua orang tua saya. Dari berbicara, mendengarkan,dan menulis. Tentunya banyak kenangan yang saya masih ingat hingga saat ini. Saya akan menceritakan perjalanan hidup saya dari saya masuk Taman Kanak-kanak atau yang biasa disebut dengan TK. Saat saya baru mendaftar saya merasa bingung saya diajak kemana oleh ayah saya, pada saat itu saya belum tahu apa itu TK. Saat mendaftar saya diberi penjelasan oleh guru disana bahwa saya akan sekolah di TK Lila Kumara Sari. Pertama saya diberitahu cara memperken...